Kamis, 30 Januari 2014

WEDANG RONDE

RESEP WEDANG RONDE





Bahan-bahan/bumbu-bumbu:

Bahan Ronde:
150 gram tepung ketan putih 
1/4 sendok teh garam 
135 ml air hangat 
2 tetes pewarna hijau tua 
2 tetes pewarna merah cabai 

Bahan Isi:
50 gram kacang tanah kupas, disangrai
25 gram gula pasir 
1/8 sendok teh garam 

Sirup Jahe:
2.000 ml air 
400 gram gula pasir 
400 gram jahe, dibakar, dimemarkan
1 sendok teh garam 
4 lembar daun pandan 
6 batang serai, dimemarkan

Bahan Pelengkap:
200 gram kolang-kaling, direbus, diiris
3 buah roti tawar tanpa kulit, dipotong kotak
25 gram sagu mutiara merah 
1 kaleng (200 gram) lengkeng, ditiriskan

Cara membuat:
  1. Isi, blender kacang tanah hangat-hangat, gula pasir , dan garam sampai rata. Bentuk menjadi bulatan kecil-kecil. Sisihkan.
  2. Ronde, campur tepung ketan dan garam. Aduk rata. Tambahkan air hangat sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
  3. Bagi adonan menjadi tiga bagian. Satu bagian tambahkan pewarna merah, satu bagian tambahkan pewarna hijau, dan sisanya biarkan putih. Aduk rata masing-masing adonan.
  4. Ambil sedikit bahan ronde. Pipihkan. Beri isi. Bentuk bulat. Lakukan sampai adonan habis.
  5. Didihkan air. Masukkan bola-bola ketan. Rebus hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.
  6. Sirup jahe, rebus air, gula pasir, jahe,daun pandan, dan serai dengan api kecil sampai mendidih dan harum.
  7. Sajikan ronde bersama sirup jahe serta pelengkapnya.

Sabtu, 11 Januari 2014

sejarah pramuka di dunia dan di indonesia

Sejarah Pramuka – Pramuka merupakan kependekan dari Praja Muda Karana yang berarti kaum muda yang suka berkarya. Di Indonesia sendiri penggunaan istilah “Pramuka” baru resmi digunakan pada tahun 1961. Akan tetapi gerakan pramuka sejatinya telah ada sejak jaman penjajahan belanda dengan nama kepanduan. Taukah anda sejarah pramuka di dunia dan di Indonesia? maka simak asal usul pramuka di bawah ini.
pramuka Sejarah Pramuka di Dunia dan Indonesia

Sejarah Pramuka di Dunia

bpchief Sejarah Pramuka di Dunia dan Indonesia
Istilah pramuka hanya digunakan di Indonesia sedangkan di dunia pramuka disebut Scout.  Gerakan yang juga disebutScouting atau Scout Movement ini bertujuan untuk pengembangan para pemuda secara fisik, mental, dan spiritual. Sejarah pramuka di dunia sendiri dimulai pada 25 Juli 1907 ketika Lord Robert Baden Powell saat itu sebagai Letnan Jendral tentara Inggris untuk pertama kalinya mengadakan perkemahan pramuka di pulau Brown Sea, Inggris selama 8 hari. Selanjutnya pada tahun 1908 Baden Powel menulis buku tentang prinsip dasar kepramukaan “Scouting for Boys” yang artinya pramuka untuk laki-laki.
Pada tahun 1912 dengan babtuan adik perempuan Baden Powell bernama Agnes maka terbentuklah organisasi pramuka untuk perempuan dengan sebutan “Girls Guides“. Organisasi kepramukaan perempuan ini pun dilanutkan oleh istri Baden Powell.
Selanjutnya di tahun 1916 di dirikanlah kelompok pramuka siaga dengan nama CUB (anak srigala). Pedoman kegiatan yang dilakukan berdasarkan dari sebuah buku yang berjudul  “The Jungle Book” karangan Rudyard Kipling.
Pada tahun 1918 Baden Powell kembali membentuk Rover Scout, yaitu organisasi pramuka bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Selang empat tahun kemudian yaitu tahun 1922 Powel menerbitkan buku menerbitkan buku ”Rovering To Succes” buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju kepantai bahagia.
Jambore Dunia
Di tahun 1920 merupakan tahun yang sangat berpengaruh dalam sejarah pramuka dimana untuk pertama kalinya di adakan Jambore di dunia. Selain itu tahun ini juga dibentuk Dewan Internasional pramuka yang beranggotakan 9 orang biro dan biro pusat di London. Biro pramuka putra dunia memiliki lima kantor wilayah yaitu Costa Rica, Mesir, Filipina, Swiss, dan Nigeria. Sedangkan untuk putri memiliki lima kantor pusat sekretariat di London dan biro kantor wilayah di Amerika Latin, Arab, Asia Pasifik, dan Eropa.
Jambore Dunia ke-I di laksanakan di Olympia Hall, London. Dalam kegiatan tersebut diundang pula peserta dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell  diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World ).
Pelaksanaan Jambore dunia selanjutnya:
  • Tahun 1924 ke II                 di Ermelunden, Copenhagen, Denmark
  • Tahun 1929 ke III               di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
  • Tahun 1933 ke IV                di Godollo, Budapest, Hongaria
  • Tahun 1937 ke V                 di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
  • Tahun 1947 ke VI                di Moisson, Prancis
  • Tahun 1951 ke VII               di Salz Kamergaut, Austria
  • Tahun 1955 ke VIII             di Sutton Park, Sutton coldfild, Inggris
  • Tahun 1959 ke IX                di Makiling, Philipina
  • Tahun 1963 ke X                 di Marathon, Yunani
  • Tahun 1967 ke XI                di Idaho, Amerika Serikat
  • Tahun 1971 ke XII               di Asagiri, Jepang
  • Tahun 1975 ke XIII             di Lillehammer, Norwegia
  • Tahun 1979 ke XIV             di Neishaboor, Iran (tetapi dibatalkan)
  • Tahun 1983 ke XV              di Kananaskis, Alberta, Kanada
  • Tahun 1987 ke XVI             di Cataract Scout Park, Australia
  • Tahun 1991 ke XVII            di Korea Selatan
  • Tahun 1995 ke XVIII          di Belanda
  • Tahun 1999 ke XIX             di Chili, Amerika Serikat
  • Tahun 2003 ke XX              di Thailand

Sejarah Pramuka di Indonesia

Logo++Gerakan Pramuka Sejarah Pramuka di Dunia dan Indonesia
Ternyata gagasan organisasi Boden Powell tersebut dalam waktu singkat menyebar ke berbagai negara termasuk Belanda. Di belanda gerakan pramuka dinamai Padvinder. Pada masa itu Belanda yang menguasai Indonesia pun membawah gagasan itu ke Indonesia. Akhirnya mereka pun mendirikan organisasi tersebut di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).
Dalam perkembangan pemimpin-pemimpin gerakan nasional membentuk organisasi kepanduan dengan tujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan siap menjadi kader pergerakan nasional. Dalam waktu singkat muncul berbagai organisasi kepanduan antara lain JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon).
Kemudian pemerintah Hindia Belanda memberikan larangan penggunaan istilah Padvindery.  Maka K.H. Agus Salim mengganti nama Padvindery menjadi Pandu atau Kepanduan dan menjadi cikal bakal dalam sejarah pramuka di Indonesia.
Setelah sumpah pemuda kesadaran nasional juga semakin meningkat, maka pada tahun 1930 berbagai organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), PPS (Pandu Pemuda Sumatra) bergabung melebur menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Pada tahun 1931 dibentuk PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia) kemudian pada tahun 1938 berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia).
Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia organisasi Kepanduan dilarang. Maka banyak dari tokoh Pandu yang beralih dan memilih masuk masuk Keibondan, Seinendan, dan PETA.
Setelah proklamasi kemerdekaan kembali dibentuk orgasisasi kepanduan yaitu Pandu Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 dan menjadi satu-satunya organisasi kepanduan.
Pada tahun 1961 organisasi kepanduan di Indonesia terpecah menjadi 100 organisasi kepanduan dan terhimpun dalam 3 federasi organisasi yaitu IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) berdiri 13 September 1951, POPPINDO (Persatuan Pandu Puteri Indonesia) tahun 1954 dan PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia). Sadar akan kelemahan terpecah-pecah akhirnya ketiga federasi yang menghimpun bergabung menjadi satu dengan nama PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).
Sejarah pramuka di Indonesia di anggap lahir pada tahun 1961. Hal tersebut didasarkan pada Keppres RI No. 112 tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka dengan susunan keanggotaan seperti yang disebutkan Presiden pada 9 Maret 1961.
Tentunya banyak yang bertanya, kenapa peringatan hari Pramuka di peringati pada 14 Agustus?. Hal tersebut dikarenakan pada tanggal 14 Agustus 1961 adalah hari dimana Gerakan Pramuka di perkenalkan di seluruh Indonesia, sehingga di tetapkan sebagai hari Pramuka yang di ikuti dengan pawai besar. Sebelumnya presiden juga telah melantik Mapinas, Kwarnas, dan Kwarnari.

MASAKAN NUSANTARA


AYAM RICA-RICA
Bahan-bahan Yang dibutuhkan:

  • Ayam ukuran sedang, 1 ekor
  • Minyak goreng, 1 cangkir
  • Air, 300 cc

Bahan Bumbu Halus:

    Resep Ayam Rica-rica
  • Bawang merah, 6 butir 
  • bawang putih, 4 siung   
  • Cabe merah, 100 gr 
  • Tomat,  2 buah 
  • Jahe, 1 cm 
  • Gula pasir, 1 sdt 
  • garam secukupnya

Cara memasak Ayam Masak Rica-rica :

  1. Langkah pertama, Ayam di potong-potong menjadi 4 bagian
  2. Panaskan minyak dan tumis bumbu sampai beraroma harum
  3. Kemudian masukkan ayam kedalam tumisan bumbu tadi dan masak sampai bumbu tercampur merata
  4. Tambahkan air sedikit dan masak ayam hingga 1/2 matang, angkat
  5. Panggang ayam diatas api sedang sambil di lumuri dengan bumbu yang telah disediakan.

masakan nusantara


Bahan Membuat Dendeng Balado :
    Dendeng Balado
  • 1/2 kg daging sapi, rebus
  • 1 1/2 sdt garam
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • 8 sdm minyak goreng
  • 10 buah cabai merah
  • 12 btr bawang merah
Cara Membuat Dendeng Balado :
  1. Buang urat-urat daging sapi.
  2. Kemudian iris tipis daging tersebut mengikuti arah serat dagingnya.
  3. Remas-remas daging yang sudah di iris dengan air jeruk nipis, dan garam.
  4. Langkah selanjutnya, Jemur potongan daging di panas matahari hingga kering.
  5. Setelah kering, goreng daging sampai renyah di atas api kecil, sisihkan.
  6. Untuk bumbu : Cabai merah, bawang merah ditumbuk kasar. Tumis dalam minyak panas,
  7. bumbui garam, dan air jeruk nipis. Aduk sampai layu.
  8. Masukkan potongan daging, aduk rata lalu angkat dan hidangkan.